loading…

Hukum tajwid surat An Naziat ayat 41-46 ini perlu dipahami dan dipelajari oleh setiap muslim supaya lebih lancar ketika memnaca Al Quran, dan tidak menyebabkan salah baja yang berujung salah arti. Foto ilustrasi/ist

Hukum tajwid surat An Nazi’at ayat 41-46 ini perlu dipahami dan dipelajari oleh setiap muslim supaya lebih lancar ketika memnaca Al Quran, dan tidak menyebabkan salah baja yang berujung salah arti.

Dalam surat An Nazi’at ayat 41-46 ini dijelaskan tentang hari kebangkitan. Hari dimana setiap orang yang telah meninggal akan dibangkitkan oleh Allah SWT untuk mempertanggungjawabkan segala amalan yang telah dilakukan selama di dunia.

Hukum Tajwid Surat An Nazi’at Ayat 41-46

1. Ayat 41

فَاِنَّ الۡجَـنَّةَ هِىَ الۡمَاۡوٰىؕ

Artinya : Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”

فَاِنَّ الۡجَـنَّةَ

Gunnah, karena terdapat huruf nun bertasydid. Dibaca dengung selama 3 harakat.

Alif Lam Qomariyah, sebab ada alif lam bertemu huruf jim. Dibaca jelas.

Gunnah, karena terdapat huruf nun bertasydid. Dibaca dengung selama 3 harakat.

هِيَ الْمَأْوٰى ۗ 

Alif Lam Qomariyah, sebab ada alif lam bertemu huruf mim. Dibaca jelas.

Mad Thabi’i, sebab ada huruf wawu yang memiliki harakat fathah berdiri. Dibaca panjang 2 harakat.

2. Ayat 42

يَسۡــٴَــلُوۡنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرۡسٰٮهَا

Artinya :

Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”

يَسْــئَلُوْنَكَ

Mad Thabi’i, sebab ada huruf alif berharakat dammah bertemu dnegan wawu sukun. Dibaca panjang dua harakat.

السَّا عَةِ

Alif Lam Syamsiyah, sebab ada alif lam bertemu dnegan sin. Dibaca dengung.

Mad Thabi’i, sebab ada huruf sin berharakat fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang 2 harakat.

اَيَّا نَ مُرْسٰٮهَا ۗ 

Mad Thabi’i, sebab ada ya berharakat fathah bertemu alif. Dibaca panjang 2 harakat.

Mad Thabi’i, sebab ada huruf sin berharakat fathah berdiri. Dibaca panjang 2 harakat.



Sumber Artikel KLIK DISINI