loading…

Salat sunnah Awwabin adalah salat yang dikerjakan antara salat Maghrib dan Isya. Keutamaan salat ini diganjar dengan ibadah 12 tahun. Foto ilustrasi/ist

Salat sunnah Awwabin adalah salat yang dikerjakan antara salat Maghrib dan Isya. Keutamaan salat ini diganjar dengan ibadah 12 tahun.

Awwabin artinya orang yang banyak bertaubat atau orang yang kembali kepada Allah Ta’ala. Salat sunnah Awwabin dikerjakan 2, 4 atau 6 rakaat. Paling banyak 20 rakaat dengan sepuluh kali salam.

Salat ini sering dikerjakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat sembari menanti masuknya waktu Isya.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى بَعْدَ الْمَغْرِبِ سِتَّ رَكَعَاتٍ لَمْ يَتَكَلَّمْ فِيمَا بَيْنَهُنَّ بِسُوءٍ عُدِلْنَ لَهُ بِعِبَادَةِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ سَنَةً

Artinya: “Siapa yang melakukan salat enam rakaat sesudah Maghrib tiada di selang antaranya dengan sesuatu pembicaraan (dunia) niscaya samalah pahalanya dengan ibadah 12 tahun.” (HR Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dan At-Tirmidzi)

Riwayat lain dari Ammar bin Yasir, Rasulullah bersabda: “Siapa mengerjakan salat 6 rakaat setelah Maghrib, maka diampuni dosanya meskipun sebanyak ombak lautan.” (HR at-Thabrani)

Bacaan Niat:

Setelah mengerjakan salat fardhu Maghrib, langsung dilanjutkan dengan sholat Sunnah bakdiyah Maghrib dulu, kemudian salat sunnah Awwabin 6 rakaat. Berikut niatnya:

أصلي سنة الأوبين ركعتين لله تعالى

USHOLLI SUNNATAL AWWABIN ROKA’ATAINI LILLAHI TA’ALA.

Atau bisa juga bakdiyah Maghrib digabung dengan sunnah Awwabin untuk dua rakaat pertama, niatnya:

أصلي سنة بعدية المغرب والأوبين ركعتين لله تعالى

USHOLLI SUNNATA BA’DIYAH WAL AWWABIN ROK’ATAINI LILLAHI TA’ALA.

Kemudian lanjutkan 4 rakaat sisanya dengan niat di atas yaitu 2 rakaat 1 salam.

Surat yang Dibaca:
1. Pada Rakaat pertama membaca Surat Al-Kafirun
2. Pada Rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas. Seterusnya diulang lagi untuk rakaat berikutnya atau bebas membaca surat apa saja.

Wallahu a’lam

(wid)



Sumber Artikel KLIK DISINI