[ad_1]

loading…

Tujuan utama Dajjal adalah untuk menguji iman dan keimanan manusia, apakah mereka akan tetap berpegang teguh pada ajaran Allah dan Rasul-Nya, atau tergoda oleh tipu daya Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan. Foto ilustrasi/ist

Dajjal merupakan sebutan untuk makhluk yang akan muncul di akhir zaman sebagai fitnah terbesar bagi manusia. Dajjal berarti pembohong atau penipu, karena ia akan mengaku sebagai Tuhan dan menyesatkan banyak orang.

Dajjal tiba di muka bumi di waktu menjelangnya hari kiamat, sebagai salah satu tanda-tanda besar yang menunjukkan kedekatan kiamat. Dajjal akan muncul dari arah timur, yaitu dari Khurasan, sebuah wilayah yang sekarang termasuk Iran dan Afghanistan.

Dajjal akan berjalan di seluruh dunia, kecuali Makkah dan Madinah, yang dilindungi oleh para malaikat. Berikut adalah tujuan utama Dajjal muncul di muka bumi.

Tujuan Dajjal di Muka Bumi

Tujuan utama Dajjal adalah untuk menguji iman dan keimanan manusia, apakah mereka akan tetap berpegang teguh pada ajaran Allah dan Rasul-Nya, atau tergoda oleh tipu daya Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ankabut ayat 2-3. Berikut bunyinya:

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتۡرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَنُونَ (٢) وَلَقَدۡ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ‌ۖ فَلَيَعۡلَم َنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعۡلَمَنَّ ٱلۡكَـٰذِبِينَ (٣)

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-‘Ankabut: 2-3)

Sementara itu, Dajjal juga mempunyai tujuan lain yaitu menimbulkan kerusakan dan kekacauan di muka bumi, dengan membunuh, membakar, dan menghancurkan segala sesuatu yang ada di hadapannya.

Dajjal akan membawa pasukan yang besar dan kuat, yang terdiri dari orang-orang kafir, munafik, dan Yahudi. Dajjal juga akan mendapat bantuan dari Ya’juj dan Ma’juj, dua bangsa yang akan keluar dari tembok yang dibangun oleh Dzulqarnain.

Dajjal konon tidak akan keluar sehingga manusia lupa mengingatnya, dan hingga para imam tidak lagi menyebutkannya dalam khutbah mereka. Tiba-tiba ia keluar dan berkeliaran di bumi.

Dalam Hadis Nabi SAW yang diriwayatkan Ibnu Majah disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda Dajjal akan menguasai bumi selama 40 hari.

يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا لُبْثُهُ فِي الْأَرْضِ؟ قَالَ: “أَرْبَعِينَ يَوْمًا، يَوْمٌ كَسَنَةٍ، وَيَوْمٌ كَشَهْرٍ، وَيَوْمٌ كَجُمُعَةٍ، وَسَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Empat puluh hari; sehari ada yang lamanya sama dengan satu tahun, sehari ada yang lamanya sama dengan satu bulan, sehari ada yang lamanya sama dengan satu minggu, sedangkan hari-hari lainnya sama dengan hari-hari kalian sekarang ini.

Tujuan lain Dajjal setelah itu adalah untuk menantang dan memerangi Nabi Isa ‘alaihissalam, yang akan diturunkan kembali oleh Allah ke bumi sebelum kiamat.

Dalam kitab Shahih Muslim diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam mengabarkan tentang turunnya Nabi Isa Alaihissallam dan sholatnya bersama orang-orang mukmin, kemudian bersabda:

“Ketika musuh Allah melihat Isa, ia pun meleleh seperti melelehnya garam dalam air. Seandainya Isa membiarkannya, ia akan meleleh sampai binasa. Namun, Allah membunuhnya lewat tangan Isa agar Isa memperlihatkan kepada mereka darah musuh itu dalam peperangannya.”

Kemudian Nabi Isa akan mencari Dajjal, lalu membunuhnya. Diketahui, Nabi Isa akan membunuh Dajjal di pintu Ludd, sebuah kota yang ada di Palestina.

Wallahu A’lam

(wid)

[ad_2]

Sumber Artikel KLIK DISINI