[ad_1]

loading…

Surah Al-Insyirah disebut juga Surah asy-Sarh terdiri atas 8 ayat dan masuk golongan surah Makkiyah setelah Surah Ad-Dhuha. Foto/dok Fuda Design

Asbabun Nuzul Surat Al-Insyirah termasuk surat yang menghibur sekaligus menguatkan hati Nabi Muhamamd SAW.

Surat Al-Insyirah (الانشراح) merupakan surah ke-94 dalam Al-Qur’an yang artinya ‘kelapangan’. Surah ini disebut juga “Surah asy-Sarh” terdiri atas 8 ayat dan masuk golongan surah Makkiyah setelah Surah Ad-Dhuha. Di dalam surah ini, Allah Ta’ala memuliakan Rasulullah SAW dengan ayat yang berbunyi: “Wa ro Fa’naa Laka dzikrok (dan Kami tinggikan sebutan (nama) mu bagimu).” (Al-Insyirah Ayat 4)

Surat Al-Insyirah mengandung penegasan akan janji Allah dimana di setiap kesulitan yang dihadapi oleh umat manusia selalu diiringi dengan kemudahan.

Asbabun Nuzul Surat Al-Insyirah ini dijelaskan dalam buku ‘Asbabun Nuzul: Sebab Sebab Turunnya Al-Qur’an’ karya Imam As-Suyuti. Allah berfirman dalam ayat 7:

فَاِذَا فَرَغۡتَ فَانۡصَبۡۙ

Artinya: “Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Al-Insyirah ayat 7)

Imam As-Suyuthi mengatakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan sikap orang-orang musyrik Mekkah yang menghina dan mencela kaum muslimin karena kemiskinannya. Ibnu Jarir meriwayatkan dari Al-Hasan, dia mengatakan, tatkala turun ayat ini, “Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” Rasulullah SAW berkata: “Bergembiralah kalian semua, telah datang kemudahan kepada kalian, dan kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.”

Ketika surat ini turun, Rasulullah SAW tengah berdakwah di Mekkah. Kala itu beliau sering kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari kafir Mekkah dan bahkan sempat menghadapi beberapa ancaman.

Sehingga Surat Al-Insyirah menjelaskan bagaimana Allah mengangkat derajat Nabi Muhammad SAW melebihi apapun. Surat ini kemudian diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW untuk menyemangati beliau agar tetap teguh dalam berdakwah.

(rhs)

[ad_2]

Sumber Artikel KLIK DISINI